membuat bayi bersendawa~ Elamor Baju Hamil ~ Ketika bayi menyusu, baik dari botol atau langsung dari payudara, seringkali ada udara yang ikut masuk. Hal ini bisa terjadi akibat pemasangan dot yang kurang rapat. Selain itu, udara juga dapat masuk ketika si kecil menyusu dari payudara ibu karena antara mulut si bayi dan payudara ibu terdapat celah. Udara yang masuk tersebut membentuk gelembung di lambung si kecil yang mengakibatkan perutnya terasa tidak nyaman. Jika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda kenyang tetapi tak lama kemudian ia merasa lapar lagi, kemungkinan besar ia mengalami masuk angin.

Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat si kecil bersendawa. Ketika bayi Anda minum susu dari botol, risiko masuknya udara ke dalam perut lebih besar daripada jika dia menyusu langsung dari payudara . Jadi, cobalah untuk membuat bayi Anda bersendawa lebih dari sekali. Sedangkan jika si kecil menyusu langsung dari payudara, cukup sendawakan sekali saja. Untuk membuat si kecil bersendawa, tepuk-tepuk punggungnya dengan secara perlahan. Tidak perlu melakukannya dengan gerakan yang keras . Bayi baru lahir sering muntah atau gumoh setelah bersendawa. Selain karena faktor angin yang masuk ke dalam perut , juga karena fungsi katup yang menghubungkan lambung dan kerongkongan belum sempurna . Untuk mengantisipasinya, siapkan handuk kecil sehingga Anda dapat segera membersihkannya.

Kapan waktu yang tepat ?

Jika anak Anda tampaknya cemas ketika minum dari botol, Anda dapat menghentikannya sebentar. Lakukan dengan gerakan perlahan sehingga si kecil tidak terkejut. Setelah itu buat si kecil bersendawa. Setelah berhasil, jika bayi Anda masih lapar, acara minum susu boleh dilanjutkan. Jika si kecil menyusui dari payudara, cobalah untuk membuatnya bersendawa ketika berganti payudara. Jika si kecil sering kembung atau menderita reflux sehingga sering muntah, buatlah ia bersendawa setiap lima menit sekali ketika minum susu. Jika si kecil tak kunjung bersendawa, jangan dipaksa. Anda boleh melanjutkan acara minum susu kembali. Tapi ingatlah untuk selalu mencoba mengeluarkan anginnya setelah acara minum susu.

Cara membuat bayi bersendawa

1. Melintang di atas paha.

Rebahkan si kecil di pangkuan Anda dengan posisi tengkutrap. Arahkan kepalanya agar menghadap ke depan dan jangan sampai mulutnya terhalang. Anda bisa menahan kepala si kecil dengan satu tangan sementara tangan lainnya menepuk-nepuk punggung si kecil. Pastikan juga posisi kepala agar lebih tinggi dari dadanya.

2. Menggendong bayi di pundak.

Gendong si kecil dan sandarkan pada dada Anda. Letakkan dagunya pada bhu Anda sementara tangan Anda menahan leher si kecil. Gunakan tangan yang satunya untuk menepuk-nepuk punggung si kecil. umumnya orang tua senang melakukan aktivitas ini di atas kursi goyang karena biasanya jika si kecil kenyang, ia akan langsung tertidur.

3. Mendudukkan.

Coba dudukkan si kecil dengan tegak si pangkuan Anda. Tahan dadanya dengan tangan Anda, dan gunakan tangan yang satu lagi untuk menepuk-nepuk pnggungnya. Aktivitas ini tidak bisa dilakukan pada bayi yang baru lahir karena ia belum kuat mengangkat kepalanya. Sebaiknya gerakan ini diprakekkan pada bayi yang sudah bisa duduk.

Di enam bulan pertama, sendawakan si kecil dengan posisi menggendongnya di pundak selama 10-15 menit agar susu yang diminumnya tidak keluar dari lambungnya. Yang jadi masalah, tidak setiap kali bayi bisa bersendawa sehabis minum susu. Bila hal ini terjadi, Anda tak perlu menunggu sampai ia bersendawa. Tapi sebaiknya Anda terus menggendongnya, paling cepat hingga 15 menit.

Masalah perut kembung ini juga kerap membuat si kecil terbangun tengah malam. Bila ini terjadi, gendong si kecil sebentar sambil menepuk-nepuk punggungnya. Setelah angin keluar dari perutnya, Anda bisa menidurkannya kembali. Semakin besar si kecil nantinya, Anda tak perlu lagi membuat ia bersendawa. Itu artinya si kecil sudah semakin pintar mengatur posisi mulutnya ketika minum susu dari botol maupun payudara ibu.