persiapan-kehamilan-perhatikan-pola-makanElamor Baju Hamil– Penting bagi Mama Papa yang tengah mempersiapkan kehamilan untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Dengan asupan gizi yang baik sejak awal atau persiapan kehamilan, diharapkan janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan kelak bayi lahir sehat. Ya, badan yang sehat didapat dari pembiasaan dalam mengkonsumsi makanan yang sehat pula, yakni makanan yang mengandung gizi seimbang. Untuk itu, dalam menu harian Mama Papa harus mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Caranya, konsumsilah makanan yang beraneka ragam atau bervariasi, mengingat tidak ada satu pun makanan yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkari oleh tubuh.

Jadi, makanan yang Mama Papa konsumsi haruslah mengandung zat gizi berikut : karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Karbohidrat dapat dlperoleh antara lain dari beras, jagung, dan umbi-umbian. Protein terdiri atas protein hewani (seperti: ayam, ikan, telur, juga susu serta hasil olahnya) dan protein nabati (seperti: kacang-kacangan serta hasil olahnya, berupa tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai). Sedangkan lemak sehat bisa diperoleh antara lain dari santan yang belum menjadi minyak, kacang-kacangan panggang, produk olahan susu, alpukat, minyak ikan, dan minyak tumbuhan yang tidak dipanaskan. Untuk asupan vitamin dan mineral, dapatkan dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Nah, di antara semua zat gizi yang disebutkan tadi, ada beberapa yang perlu lebih diperhatikan untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat, yakni:

Untuk Mama:

1. Asam folat

Mama dianjurkan mengkonsumsi asam folat minimal 1 bulan sebelum merencanakan kehamilan. Zat gizi ini banyak terdapat pada jenis padi-padian, sayuran hijau, telur, hati, kacang polong, stroberi, ikan tongkol, jeruk. Lengkapi zat gizi yang dibutuhkan. Bila Mama hamil kurang nafsu makan, susu dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk mengejar ketertinggalan berat badan janin. Kebutuhan kalsium Mama sekitar 1.000 mg/hari. Pada trimester pertama, Mama disarankan mengkonsumsi susu yang kaya kandungan vitamin B6 guna membantu mengatasi morning sickness. Untuk Mama yang aktivitasnya tinggi, susu dapat menambah stamina sehingga tetap merasa bugar dan sehat walau sudah bekerja seharian.

2. Zat besi

Sumber zat besi adalah sayuran hijau dan daging merah. Zat besi penting untuk pembentukan sel darah. Kekurangan zat besi dapat mengganggu siklus pelepasan sel telur pada Mama. Selain itu, bila kurang zat besi, janin akan mengambil dari persediaan zat besi di tubuh Mama. Efeknya, menimbulkan anemia pada Mama.

3. Zinc/seng

Terdapat pada daging, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian. Bagi Mama, zat ini membantu produksi materi genetik ketika pembuahan terjadi.

Nah, untuk memastikan Mama mendapatkan asupan gizi yang cukup, bisa menggunakan catatan harian makanan untuk Mama hamil dari dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Atau, bila membutuhkan bantuan dalam merencanakan makanan selama masa prakonsepsi dan kehamilan, Mama dapat berkonsultasi dengan ahli gizi.

Untuk Papa :

1. Protein

Terdapat pada daging, ikan, telur, tahu/tempe. Berguna untuk meningkatkan produksi sperma.

2. Seng

Terdapat pada daging, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Berguna untuk melancarkan pembentukan sperma.

3. Fosfor

Terdapat pada susu dan ikan teri. Bila kekurangan zat ini, kualitas sperma jadi menurun.

4. Vitamin A dan E

Terdapat pada sayuran, hati, buah warna merah (vitamin A), taoge (vitamin E). Bila kekurangan zat ini, pembentukan sperma jadi terhambat.

5. Kalsium

Di masa pembuahan atau ovulasi, kalsium berperan dalam memberi energi pada sperma untuk bergerak menuju ovum. Kalsium berada di ujung depan sperma dan membantu sperma menerobos membran sel telur. Ketika spema mencapai sel ovum, kalsium menciptakan calcium vibration (getaran kalsium) yang merangsang ovum melaksanakan pembuahan.