Bunda yang melahirkan dengan proses sesar, sebenarnya ingin segera berolahraga untuk mengembalikan stamina dan bentuk tubuh. Namun mereka khawatir aktivitas fisik ini akan berdampak pada proses jahitan di perut. Alhasil, Bunda memilih tidak melakukan apa pun. Padahal, bila Bunda kurang beraktivitas, selain jadi lesu tak bertenaga, otot-otot pun kendur, bahkan berisiko pula terjadi penyumbatan pembuluh darah atau dalam bahasa medis disebut Deep Vein Thrombosis (DVT).

Memang, proses melahirkan sesar membuat Bunda memiliki luka di perut dan membutuhkan waktu penyembuhan sekitar 4 minggu. Tapi pada prinsipnya, latihan yang tak melibatkan area perut dapat dilakukan sekitar 1 – 2 minggu setelah melahirkan. Justru dengan berolahraga dapat mempercepat masa pemulihan, tubuh disiapkan untuk kembali menghadapi aktivitas sehari-hari, sekaligus terhindar dari kemungkinan DVT.

Mengapa olahraga perlu dilakukan pascabersalin? Seperti kita tahu, saat menjalani kehamilan, calon Ibu mengalami berbagai kendala, seperti nyeri pinggang, panggul pegal, sakit lutut, dan sebagainya. Dengan melakukan aktivitas olahraga yang teratur dan terukur, maka kekuatan otot akan kembali terlatih sehingga Bunda dapat beraktivitas normal kembali.

Bunda bisa lakukan latihan sebanyak 2 – 3 kali seminggu, berupa latihan beban yang melibatkan tubuh bagian atas dan bawah. Lakukan 8 kali sebanyak 3 set. Nah, berikut gerakan-gerakan ringan yang dapat dilakukan.

Gerakan :

 Yang perlu diperhatikan :

  1. Konsultaikan ke dokter mengenai jenis olahraga yang dapat disesuaikan dengan kondisi pascaoperasi sesar dan keluhan Bunda.
  2. Bila Bunda telah berhenti berolahraga selama beberapa bulan, mulailah kembali secara bertahap. Dimulai olahaga low impact dan teratur 2 – 3 kali per minggu untuk menguatkan dan menstabilkan sendi-sendi panggul. Jenis olahraga low impact yang cukup aman pascaoperasi sesar, yaitu : jalan cepat, berenang, aquarobic, yoga, pilates, latihan dengan beban ringan, dan bersepeda.
  3. Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah olahraga.
  4. Hindari rasa lelah dan dehidrasi berlebihan. Berhentilah bila timbul pusing atau nyeri di luka bekas operasi.

 

Baca juga artikel lainnya :

Pelukan Ibu, Hangat Ala Kangguru

Aksi Jitu Mengeliminasi Stretch Mark