mengenal-tanda-tanda-kesuburanElamor Baju Hamil– Mama dan Papa sedang berencana untuk memiliki momongan? Jika ya, Mama dan Papa perlu mengenali tanda-tanda kesuburan. Ya, funtuk mendapatkan momongan, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah tingkat kesuburan Mama dan Papa.

Nah, apa saja tanda yang dapat menjadi indikasi bahwa Mama Papa tergolong memiliki tingkat kesuburan yang baik? Ini dia!

PADA MAMA

Apakah Mama berusia di bawah 35 tahun dan memiliki siklus menstruasi yang teratur? Jika ya, mama patut bergirang karena hal itu merupakan pertanda kesuburan. Seorang perempuan dinyatakan subur apabila memiliki tanda-tanda berikut:

1. Siklus menstruasinya teratur.

Sikius haid yang teratur menandakan organ reproduksi Mama berfungsi dengan baik. Selain itu, bila siklusnya lancar, maka sistem hormon pada tubuhnya pun baik. Bila ada gangguan hormonal, seperti kelenjar tiroid yang mengeluarkan hormon tiroksin berlebihan, akan memengaruhi proses pelepasan sel telur yang nantinya bakal berpengaruh pula pada proses pembuahan.

2. Saluran reproduksi yang normal.

Adanya kelainan pada rahim, seperti mioma atau polip, peradangan endometrium, dan lain-lain dapat menganggu transportasi spermatozoa sehingga pembuahan sulit terjadi.

3. Bentuk dan ukuran sel telur yang baik.

Bentuk sel telur yang bulat dan besar memiliki diameter 18—23 mm dapat menjadi indikator sel telur yang balk. Sel telur yang memiliki ukuran tersebut umumnya sudah matang dan siap dibuahi. Namun perlu diingat, kualitas sel telur yang dihasilkan setiap kali ovulasi akan berkurang sejalan dengan bertambahnya usia seorang perempuan. Hal ini dimulai pada usia 35 tahun dan menurun drastis pada usia di atas 38 tahun. ltulah mengapa sangat sulit bagi seorang perempuan untuk memperoleh kehamilan pada usia di atas 40 tahun. Bila pada usia tersebut berhasil hamil, umumnya angka kejadian keguguran spontan pun sangat meningkat. Hal yang sama juga terjadi pada pria, seiring dengan bertambahnya usia akan terjadi penurunan terhadap kemampuan seksual dan kualitas sel spermanya.

4. Berat badan yang seimbang.

Untuk memproduksi hormon estrogen dibutuhkan enzim aromatase yang berasal dan 17% lemak tubuh di awal masa siklus haid dan 22% di sepanjang siklus haid. Dengan demikian, ketika berat badan Mama tidak seimbang, niscaya dapat mengganggu keseimbangan lemak tubuh.

Next >>