mengenal-tanda-tanda-kesuburan-part-2Sebelumnya, pada artikel Mengenal Tanda-Tanda Kesuburan sudah dijelaskan tentang tanda-tanda kesuburan pada Mama. Sekarang kita akan melihat apa saja tanda-tanda kesuburan pada Papa.

PADA PAPA

Seorang pria dinyatakan subur apabila memiliki tanda-tanda berikut :

1. Organ reproduksi berfungsi baik.

Penis dapat berereksi dan berejakulasi dengan baik, selain juga mampu memproduksi sperma yang normal.

2. Bentuk testis yang normal. Kelainan bentuk testis dapat mempengaruhi suhu testis yang dapat berpengaruh pada kualitas sperma. Kelainan bentuk fisik biasanya disebabkan oleh penyakit, misalnya pelebaran pembuluh darah balik di sekitar testis. Atau, kantung testis mengalami penebalan akibat radang pada kulit sehingga suhu testis menjadi lebih panas.

3. Jumlah sperma memadai.

Jumlah sperma yang dinilai cukup dan mampu melakukan pembuahan adalah tidak kurang dari 20 juta sel per 1 cc saat ejakulasi.

4. Bentuk sperma yang ramping.

Bentuk sperma menyerupai kecebong dan memiliki bentuk yang ramping. Bentuk sperma yang baik akan berpengaruh pada kemampuan mendorong sperma masuk ke dalam ovum untuk membuahi sel telur.

TES KESUBURAN

Tentu saja, untuk memastikan tingkat kesuburan seseorang, perlu dilakukan pemeriksaan. Pada pria, tingkat kesuburannya dapat diketahui dengan memeriksakan kualitas spermanya di laboratorium untuk menentukan jumlah, morfologi, dan gerakannya apakah normal. Sedangkan Mama, bila kehamilan tak juga terjadi padahal sikius haidnya sudah teratur dan hubungan intim pun dilakukan pada masa subur, sebaiknya melakukan pemeriksaan ke dokter. Antara lain: pemeriksaan USG (uftrasonografi) dan HSG (histerosalfingografi) yang dikenal dengan “peniupan” untuk menentukan, apakah organ-organ reproduksi berfungsi sebagaimana mestinya.

MAKANAN DAN GAYA HIDUP

Penting dipahami, kesuburan pada Mama dan Papa dipengaruhi pula oleh gaya hidup, termasuk makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, Mama Papa perlu memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Yang terbaik tentulah sejak kanak-kanak telah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan kesuburan. Pola makan bergizi seimbang merupakan pola konsumsi terbaik untuk kesuburan karena di dalamriya sudah terkandung kalori, protein, lemak, dan mineral yang cukup untuk kebutuhan kesehatan reproduksi.

Hal lain yang penting adalah kebiasaan merokok. Banyak penelitian menunjukkan, merokok cenderung menurunkan kesuburan, baik pada laki-laki maupun perempuan melalui penurunan produksi sel telur, menghambat perkembangan dan perlekatan embrio (implantasi), atau keguguran. Selain itu, tidur larut malam juga dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh yang pada akhirnya mengganggu kesuburan.

Intinya, untuk meningkatkan kesuburan, Mama Papa perlu menerapkan gaya hidup sehat. Perhatikan makanan yang dikonsumsi, setop merokok, setop alkohol, lakukan olahraga teratur, cukup istirahat, dan sedapat mungkin jauhi stres.

<< Sebelumnya