~Elamorbajuhamil~ Mari kenali tanda-tanda persalinan sehingga Bunda tahu apa yang harus dilakukan, dan bisa segera bersiap-siap ke rumah sakit agar proses persalinan bisa segera ditangani oleh dokter.

 kenali-tanda-tanda-persalinan1. Keluar darah bercampur lendir dari vagina

Menjelang persalinan, umumnya akan diawali dengan pelunakan leher rahim. Ketika mulut rahim mulai membuka, akan diawali dengan keluarnya lendir yang bercampur darah. Adanya campuran darah ini berasal dan pembuluh-pembuluh darah yang berada di mulut rahim. Ini merupakan pertanda mulut rahim telah terbuka dan persalinan siap dilakukan. Bunda harus segera berangkat ke rumah sakit terdekat. Namun, bila darahnya masih terlihat muda, jangan terburu-buru. Sebaiknya tetap menunggu di rumah. Pendarahan tanpa lendir yang berwarna kecokelatan atau terlihat sangat muda bisa jadi hanya pertanda telah terjadi kontraksi.

2. Pecah ketuban

Janin dibungkus oleh selaput ketuban yang di dalamnya terdapat cairan ketuban. Cairan ketuban merupakan bantalan (pelindung) bagi janin dari benturan. Cairan ketuban berwarna bening dan tidak berbau. Terjadinya kontraksi dan tekanan kepala bayi pada mulut rahim menjadi pencetus pecahnya air ketuban. Sesungguhnya air ketuban pecah bukanlah seperti tumpah, melainkan hanya semburan air atau hanya rembesan, dengan demikian pecahnya air ketuban tidak terasa. Pecahnya air ketuban juga dapat menjadi pertanda bahwa kontraksi akan terjadi lebih intensif lagi.

Jika ketuban telah pecah, persalinan diperkirakan akan terjadi dalam waktu 24 jam. Untuk itu, Bunda harus segera ke rumah sakit atau rumah bersalin. Disarankan dalam perjalanan posisi Bunda tiduran untuk mencegah air ketuban keluar terlalu banyak.

Ketika ketuban sudah pecah, berarti janin sudah kontak dengan dunia luar. Akibatnya, kuman bisa masuk. Untuk itu, tak boleh menunggu terlalu lama, umumnya hanya sekitar 12 jam, setelah itu harus dilakukan tindakan untuk mengeluarkan janin.

3. Kontraksi

Ketika persalinan akan berlangsung, pada punggung bawah sampai dengan bagian bawah perut, terasa sangat mulas. Inilah yang dinamakan kontraksj. Kontraksi akan terus berlanjut hingga pembukaan mulut rahim menjadi penuh, kurang lebih sepanjang 8—10 cm. Ketika kontraksi berlangsung teratur dengan jarak yang semakin pendek, pertanda persalinan semakin dekat. Untuk mengatasinya, ambillah napas pendek-pendek namun cepat, seperti yang diajarkan pada saat senam hamil.

4. Nyeri di selangkangan

Ketika posisi kepala janin sudah turun ke bawah ke mulut rahim, daerah rangka tulang pelvis, Bunda akan merasakan nyeri di bagian selangkangan. Bunda juga menjadi sering berkemih lantaran janin menekan kandung kemih. Ini pertanda si jabang bayi siap lahir.