Proses menyusu terjadi secara alami. Buktinya, coba letakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya, maka kurang lebih 30 menit kemudian ia akan menemukan puting payudara sang ibu dan mengisapnya. Syaratnya, kondisi bayi normal dan belum dimandikan. Pemberian ASI sedini mungkin ternyata banyak manfaatnya, bukan saja bagi bayi tetapi juga bagi sang ibu.

berikan asi sedini mungkin

berikan ASI sedini mungkin

Cegah kematian bayi

Berbagai penelitian membuktikan bahwa bayi baru lahir yang langsung kontak dengan ibunya untuk menyusui, akanlebih pintar menyusu secara efisien dibandingkan dengan bayi yang sudah dipisahkan dari ibunya terlebih dulu. Jadi, tak heran jika kondisi ini memudahkan si bayi untuk lebih lancar mendapatkan ASI. Artinya, pemberian ASI secara dini juga membantu memperlancar pemberian ASI eksklusif.

Itu sebabnya, program promosi pemberian ASI di beberapa negara di Afrika tak hanya agar bayi mendapatkan ASI yang eksklusif (ASI saja tanpa tambahan makanan dan minuman apa pun sampai bayi berusia 6 bulan), tapi juga  menganjurkan pemberian ASI sedini mungkin.

Diare? No way!

Menyusui bayi sedini mungkin juga melindungi bayi dart infeksi penyebab diare. Kolostrum dari ibu yang keluar pada hari-hari awal menyusui sangat kaya berbagai komponen kekebalan tubuh. termasuk melindungi bayi dari kemungkinan diare.

Seperti diketahui, sampai saat ini diare masih merupakan penyebab kematian bayi tertinggi. Sementara pembenian ASI sedini mungkin, akan mencegah infeksi penyebab diare pada usia yang masih sangat dini.

Kalau si kecil sudah telanjur terinfeksi dan mengalami diare. biasanya bensiko mengalami kembali diare beberapa waktu kemudian. Padahal, dengan pemberian ASI saja, risiko itu dapat dicegah. Dengan begitu, risiko kematian bayi yang disebabkan diare pun bisa ditekan.

Ibu cepat Langsing

Pembenian AS! sedini mungkin tidak hanya melindungi bayi, tapi juga mcnguntungkan ibu. Isapan bayi pada puting payudara ibu, akan menyebabkan kontraksi di rahim ibu. Tak heran jika ketika bayi mengisap ASI, maka perut ibu akan terasa sakit seperti kontraksi.

Kontraksi semacam ini menyebabkan pembuluh darah halus yang tadinya terbuka ketika proses persalinan, menjadi menyempit dan pulih. Hal ini membantu menghindarkan ibu dari kemungkinan terjadinya perdarahan pasca persa!inan.

Bahkan, dengan kontraksi tersebut, rahim yang semula “metar” selama proses kehamilan, akan ikut mengecil. Selain itu, seperti diketahui, sebagian ASI dibentuk dari lemak yang sudah ditimbun ibu selama hami!. Jadi, menyusui eksklusif akan membantu ibu untuk segera langsing kembali.

Baca juga artikel lainnya :

Serunya Ngobrol Dengan Bayi

Nge-gym Pascasesar