aksi-jitu-megeliminasi-stretch-markMunculnya stretch marks sangat mengganggu mulusnya kulit perut. Apalagi, kadang-kadang juga menimbulkan rasa gatal. Walau hal ini biasa dialami ibu hamil, Anda bisa kok mengurangi risiko timbulnya stretch marks tersebut.

Stretch marks adalah sebutan untuk garis-garis (biasanya berwarna putih) bekas guratan (“robekan kecil”) yang terjadi akibat peregangan kulit yang melampaui batas elastisitasnya. Garis- garis pada kulit ibu hamil ini biasanya muncul di bagian perut, paha, atau payudara. Lebih dari 50% ibu hamil mengalami hal ini, bahkan ada yang tidak hilang sampai setelah melahirkan.

Ini dia Penyebabnya

Krim atau sinar laser?

Cara terbaik untuk mengeliminasi atau mengurangi resiko timbulnya stretch marks adalah menggunakan krim anti stretch marks sejak awal masa kehamilan. Krim ini manjur untuk “menyembuhkan” jaringan kulit yang sudah telanjur robek, meremajakan sel-sel kulit, serta melembabkan kulit agar tidak mudah “robek” jika teregang.

Sayangnya, tak semua orang cocok dengan krim-krim yang dioleskan itu. Mungkin karena hasilnya kadang-kadang kurang cespleng. Nah, bila Anda kurang puas dengan hasilnya, masih ada pilihan lain, yaitu dengan operasi laser. Jangan terkecoh dulu! Sekalipun namanya operasi laser (stretch marks laser surgery), tapi tindakannya sangat ringan. Yaitu menghilangkan tanda garis putih itu dengan sinar laser. Pasien pun bisa pulang setelah “operasi” selesai tanpa harus menginap.

Pasti hilangkah garis-garis pengganggu keindahan tersebut? Belum tentu juga, karena, sekali lagi teigantung seberapa parah robekan jaringan kulit yang terjadi. Yang jelas, konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mencoba salah satu terapi di atas. Biasanya, setelah melahirkan, garis-garis itu akan memudar dengan sendirinya, tanpa perlu repot-repot mengobatinya.

Bagaimana kalau tak juga bisa hilang sama sekali setelah bertahun-tahun? Jangan kecil hati. Anggaplah garis-garis itu sebagai sebuah kebanggaan bahwa Anda pernah hamil.